MAKALAH | PENDIDIKAN | AGAMA | APLIKASI HP | TIPS AND TRIK | CERITA | CONTOH | DOWNLOAD GRATIS

Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Tips Agar Tetap Segar Saat berpuasa

Tips Agar Tetap Segar Saat berpuasa - Ketika Anda sedang berpuasa, bahan makanan yang masuk berbeda dengan energi yang dikeluarkan selama beraktivitas. Itu sebabnya, selama menjalankan ibadah puasa, kesehatan pun harus senantiasa dijaga dalam bulan ramadhan ini.
Dan perlu diperhatikan pengaturan makan dan minum pada saat sahur atau berbuka puasa, agar tubuh tetap segar dan bugar sepanjang hari selama berpuasa.
Pada saat berpuasa bahan makanan penghasil energi utama seperti karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, dan protein yang masuk ke tubuh kita tidaklah sebanyak hari hari biasa.
Dan berikut ini adalah Tips agar tetap segar dan fit selama berpuasa. Agar kondisi tetap prima kendati tengah berpuasa, simak tips kesehatan di bawah ini.

1. Jangan lupa selalu mengkonsumsi makanan bergizi baik pada saat sahur atau berbuka puasa. Walau menu sederhana, yang penting mengandung lima unsur gizi lengkap seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral.
2. Upayakan untuk mencegah dehidrasi tubuh dengan banyak
minum air putih pada malam hari. Hal ini penting dilakukan,
karena pada siang hari aktivitas kita cenderung banyak
mengeluarkan keringat baik di ruangan terbuka atau ber-AC.
3. Pada saat berbuka, awali buka puasa Anda dengan
makanan atau minuman hangat dan manis seperti kolak,
setup, ataupun minuman manis lainnya. Tapi ingat, jangan
mengkonsumsi minuman yang mengandung soda, karena
dapat menimbulkan akibat buruk bagi perut Anda.
4. Jangan langsung minum air dingin atau es, sebaliknya
biasakanlah berbuka dengan minuman yang hangat. Perut
yang kosong bisa menjadi kembung, bila Anda langsung
berbuka puasa dengan air dingin, karena asam lambung dalam
tubuh kita akan terbentuk semakin banyak.
5. Kemudian beristirahatlah kurang lebih satu jam sebelum
menyantap hidangan berbuka yang telah dihidangkan.
Tujuannya untuk memberikan keseimbangan terlebih dahulu
pada pencernaan kita. Ingat, jangan mengkonsumsi makanan
berlebihan dan makanan asinan.
6. Berbuka puasa hendaknya dilakukan secara bertahap dan
tidak terburu-buru agar lambung tidak "kaget". Dengan
demikian kerja lambung tidak terlampau berat. Untuk
meringankan kerja pencernaan, kunyah makanan dengan
baik.
7. Agar Anda mampu menahan rasa lapar, perbanyaklah
mengkonsumsi jenis makanan berserat yang banyak
terdapat dalam sayur dan buah. Tubuh kita memerlukan
waktu lebih lama untuk mencerna makanan yang banyak
mengandung serat.
8. Selain memperbanyak makanan berserat dan makanan
yang mengandung protein, sebaiknya Anda juga menyediakan
jenis makanan yang mengandung vitamin dan mineral serta
makanan tambahan agar tubuh tetap segar bugar sepanjang
hari.
9. Vitamin yang penting dikonsumsi setiap hari adalah vitamin
A, B, dan C. Tapi kalau Anda sudah makan buah berwarna
kuning atau merah, sayur berwarna hijau tua, kacang-
kacangan, maka tak perlu khawatir kekurangan vitamin
tersebut.
10. Bagi penderita sakit lambung makanan yang sebaiknya
dihindari adalah ketan, mie, daging berlemak, ikan dan daging
yang diawetkan, sayuran mentah, sayuran berserat,
minuman yang mengandung soda, dan bumbu yang tajam
(cuka, cabai, asam). Jenis makanan tersebut bisa
menimbulkan gas yang berpengaruh meningkatkan produksi
asam lambung.
11. Bagi mereka yang berat badannya melebihi berat badan
ideal, sebaiknya selama berpuasa pun tetap menghindari
makanan yang tinggi kolesterolnya, misalnya lemak hewan,
margarin, mentega. Selain itu, sebaiknya Anda menghindari
makanan yang manis-manis, seperti dodol, sirup, cokelat,
kue tar, es krim. "Selain lebih banyak mengkonsumsi sayur,
buah, dan daging tanpa lemak, pengolahan makanannya pun sebaiknya jangan digoreng."
12. Sedang bagi mereka yang terlalu kurus, selama berpuasa sebaiknya menambah porsi susunya dan menghindari makanan yang sulit dicerna seperti sayuran berserat kasar (daun singkong, daun pepaya).
13. Bagi mereka yang berusia lanjut, aturlah pola makan saat berbuka puasa juga secara bertahap. Makanlah jumlah yang ebih sedikit, namun dilakukan beberapa kali. Ok cukup demikian Tips Agar Tetap Segar Selama Berpuasa
semoga sobat semua dapat melalui ibadah puasa hari ini
dengan penuh makna, Terimakasih

read more

Cara Mengatasi Insomnia | Susah Tidur


Cara Mengatasi Insomnia | Susah Tidur -Insomnia adalah kesukaran untuk memulai tidur ataupun mempertahankan tidur ( susah tidur ). Biasanya kesulitan tidur ini disebabkan oleh gangguan didalam waktu dan mekanisme tidur, hal ini biasanya diperberat dengan perilaku yang tidak sehat, seperti tidak teratur jam tidur, seringnya begadang dan kebiasaan mengkonsumsi sesuatu yang mengandung kafein seperti kopi dan juga rokok dapat menyebabkan susah tidur.

Berikut ini beberapa tips cara mengatasi insomnia tanpa bantuan obat-obatan yang bisa anda lakukan untuk mengobati dan menghilangkan insomnia ( susah tidur ). 

Menghindari makan dan minum terlalu banyak menjelang tidur. Makanan yang terlalu banyak akan menyebabkan perut menjadi tidak nyaman, sementara minum yang terlalu banyak akan menyebabkan seringnya ke belakan untuk buang air kecil. Sudah tentu kedua keadaan ini akan mengganggu kenyenyakan tidur.  

Melakukan olahraga teratur. Beberapa penelitian menyebutkan berolahraga yang teratur dapat membantu orang yang mengalami masalah dengan tidur. Olahraga sebaiknya dilakukan pada pagi hari dan bukan beberapa menit menjelang tidur. Dengan berolahraga, kesehatan menjadi lebih optimal sehingga tubuh dapat melawan stress  yang muncul dengan lebih baik. 

Tidur dalam lingkungan yang nyaman. Saat tidur, matikan  lampu, matikan hal-hal yang menimbulakna suara, pastikan anda nyaman dengan suhu ruangan tidur. Jauhkan jam meja dari pandangan anda karena benda itu dapat membuat anda cemas karena belum dapat terlelap sementara jarum jam kian larut dan pada akhirnya anda semakin susah tidur. 

Mengurangi konsumsi minuman yang bersifat  stimulan atau yang membuat anda terjaga seperti teh, kopi, alkohol dan rokok. Minuman ini akan menyebabkan anda terjaga yang tentu saja tidak diperlukan bila ingin tidur. 

Makan makanan ringan yang mengandung sedikit karbohidrat menjelang tidur, bila tersedia tambahkan dengan segelas susu hangat 

Mandi / berendam dengan air hangat 30 menit atau sejam sebelum tidur. air hangat akan menyebabkan efek sedasi atau merangsang tidur. Selain itu juga mengurangi ketegangan tubuh hal ini jg sangat bagus dibiasakan sebagai cara mengatasi insomnia 

Berhenti menonton TV, membaca buku, setidaknya sejam sebelum tidur 

Menggunakan tempat tidur, hanya untuk tidur. Hal ini akan membantu tubuh menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tidur. Saat berbaring di tempat tidur maka akan timbul rangsanagan untuk tidur. 

Melakukan aktivitas relaksasi secara rutin> mendengarkan musik boleh juga tuh pake lirik lagu insomnia Craig David,  melatih pernafasan, meditasi dan lain-lain akan membantu memperlambat proses yang terjadi dalam tubuh sehingga tubuh anda menjadi lebih santai. Keadaan ini akan mempermudah untuk tidur 

Menjernihkan pikiran. hilangkan segala kekhawatiran yang menghinggapi pikiran. Salah satu cara untuk ini adalah menuliskan semua pikiran melalui sebuah media. 

Tidur dan bangun dalam periode waktu yang teratur setiap hari. Waktu tidur yang kacau akan mengacaukan waktu tidur selanjutnya

Demikanlah tips cara mengurangi atau mengatasi masalah tidur anda.
Semoga bermanfaat!!! 

read more

Dampak Onani bagi kesehatan

Dampak Onani bagi kesehatan Haaai,..hhehehe. Kali ini saya akan posting tentang dampak onani. Saya posting ini karena setelah saya lihat di salah satu situs ternyata topik seperti ini banyak di search. dan saya pikir ini bisa menaikkan traffic blog ini.hhahaha
Ok, Onani aot masturbasi adalah aktifitas sexual yang dilakukan untuk memenuhi hasrat sex, aktifitas ini dilakukan sendiri tidak dengan pasangan. onani juga sering disebut sebagai cara pemuas diri sendiri hloo,.hhe. Onani punya dampak positif juga ada pula dampak negatifnya. 
  • membantu meningkatkan kualitas tidur, cocok buat kalian yang insomnia apalagi yang belum punya pacar/istri.hhehe
  • meredam stres, mungkin stresnya gara-gara ga punya istri yang bisa diajak gituan tu,..hhahaha
  • memperbaiki fungsi kekebalan tubuh, mo sehat?onani donk!wkwkw
  • meningkatkan produksi endorfin, zat penekan rasa sakit yg dikeluarkan oleh otak apabila saraf tertentu dirangsang dng akupunktur. setidaknya itu yang saya tau.hhe
  • Sesaat setelah selesai onani hal yang sering muncul adalah rasa bersalah dan pikiran "kenapa aku nglakuin ini sih?", itu kata teman saya yang sering gtuan namanya "Ta*a".hhe. pada intinya onani dapat menimbulkan efek psikologis yang buruk. Entah karena terbentur budaya, rasa bersalah kepada pasangan, dll. efeknya bisa sakit kepala, sakit punggung, dan bahkan sakit kronis coy,...
  • bisa menyebabkan jerawat, jerawatan ga cuma desebakan kulit berminyak ato lainnya tapi onani juga bisa bikin jerawatan hlooh. nnah buat kalian yang jerawatan kalian sering onani yaa,..?hayooo?
  • kemandulan, hwah gawat tuh....
  • Meimbulkan kecanduan untuk melakukannya lagi dan lagi. Dan ini sangatlah menyita waktu anda.
  • Melemahkan alat kelamin sebagai sarana untuk berhubungan seksual, serta sedikit demi sedikit alat tersebut akan semakin melemah (lemas). dikarenakan mungkin beronani adalah pelepasan nafsu seksual yang salah. hwaaah, bisa dibilang ga jantan sama istri kita ntar,..ckckck
  • Onani bisa menyebabkan kelenjar otak menjadi lemah, sehingga daya berpikir menjadi semakin berkurang, daya tahan menurun, dan daya ingat juga melemah.
  • Bawaannya hati bad mood. Soalnya sehabis melakukan onani, selain menjadi lemes karena habis mengeluarkan sperma, disertai rasa bersalah pula. Itulah menyebabkan jadi gampang marah atau kesel.
  • Pengennya tidur mulu.
  • Masturbasi juga dapat menyebabkan pria ejakulasi dini.
  • kebutaan, hlo?kok bisa ya?hhehe
  • gangguan mental, mungkin gangguan mental ini terjadi juga akibat dari rasa bersalah yang muncul..
  • terlalu sering melakukannya juga dapat memicu kulit lecet, pembengkakan organ intim karena tidak menggunakan pelumas. 
  • gampang keringetan walaupun di saat makan, 
  • gampang capek, jangan keseringan onani kawan. ndak loyo!malu donk sama istri mu ntar!hhahaha
  • bikin kurus, hwah cocok buat kalian yang gendut.hhaha
  • bikin banyak air liur n sering muncrat kalo lg ngomong (kumur2), hati-hati broo jangan sampe kena hujan lokal
  • pendengaran agak tuli (budek), nah lhoh?uda buta, gangguan mental sekarang tuli?hha
  • kalau udh menikah bisa melahirkan anak yg cacat mental (idiot) . Super gawat!
Nnah itu dia efek positif dan negatif dari onani. kalian bisa bandingkan apakah onani itu menguntungkan ato merugikan. kayaknya banyak merugikannya dari pada menguntungkannya.hhehe. menurut saya onani itu boleh-boleh saja asal jangan sering-sering alasannya ya kita memang susah karena tarik menarik antara kesenangan dan menahan diri berdampak pada harga diri, rasa percaya diri dan cinta.hwesehhh bahasanya...hhehhe
artikel ini saya tulis berdasarkan referensi dari situs ini ni :
akibat onani 

read more

Cara mengobati cairan tidak sedap pada vagina / Keputihan

Cara mengobati cairan tidak sedap pada vagina / Keputihan - Banyak orang yang menanyakan bagimana cara mengobati keputihan pada wanita secara cepat? Hal ini tentunya akan membuat anda mencari jawaban tersebut tentang masalah keputihan. Keputihan pada wanita memang bisa terjadi kepada siapa aja. Apalagi bila keputihan tersebut menimbulkan bau yang tidak sedap pastinya anda akan merasa terganggu dan tidak nyaman. Well, disini blog seo mercon akan sedikit membahaw tentang bagimana cara mengobati keputihan pada wanita.

Cara mengobati cairan tidak sedap pada vagina / Keputihanpada wanita memang banyak sekali cara mengatasinya. Akan tetapi apakah cara mengobati keputihan pada wanita tersebut sudah benar dan yakin akan sembuh? Keputihan merupakan salah satu gangguan pada organ reproduksi wanita. Keputihan ditandai dengan keluarnya cairan (bukan darah) dari vagina secara berlebihan. Setiap wanita sekali waktu pernah mengalami keputihan dalam hidupnya, bahkan banyak yang sering mengalaminya.

Berikut Cara mengobati cairan tidak sedap pada vagina / Keputihan
Tumbuhan obat yang digunakan untuk mengatasi keputihan, antara lain :


1. Mengobati Keputihan Dengan Daun Sirih (Piper betle L.)
Khasiat : antiradang, anti-infeksi dan menghilangkan gatal.

2. Mengobati Keputihan Dengan Sambiloto (Andrographis paniculata)
Khasiat : antiradang, menghilangkan bengkak, menghilangkan panas.

3. Mengobati Keputihan Dengan Kunyit (Curcuma longa L.)
Khasiat : antiradang, antibakteri

4. Mengobati Keputihan Dengan Kulit delima (Punica granatum)
Khasiat : sebagai astringent /pengelat (mengurangi sekresi cairan)

5. Mengobati Keputihan Dengan Rumput Mutiara (Hedyotis corymbosa)
Khasiat : berkhasiat antiradang, antikanker

6. Mengobati Keputihan Dengan Tumbuhan Leunca (Solanum nigrum L.)
Khasiat : antiradang, antikanker, menghilangkan bengkak, menghilangkan gatal, peluruh kemih, menghilangkan panas.

7. Mengobati Keputihan Dengan Bunga Jengger Ayam (Celosia cristata)
Khasiat : antiradang, pengelat (astringent), peluruh kemih, menghilangkan keputihan.

Berikut contoh resep herbal untuk mengatasi keputihan

Resep 1. (Pemakaian luar)/ Mengobati Keputiha
10-15 lembar daun sirih + 30 gram daun jambu biji, dicuci bersihlalu direbus dengan 2 liter air hingga tersisa 1 liter, disaring, hangat-hangat kuku digunakan untuk mencuci vagina. Lakukan secara teratur.

Resep 2. (Pemakaian dalam)/ Mengobati Keputihan
20 gram kunyit (dipotong-potong)+ 10 gram sambiloto kering + 15 gram kulit delima kering, dicuci bersih semuanya, lalu direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari (dapat ditambahkan gula aren atau madu). Lakukan secara teratur.

Nah itulah sedikit informasi tips cara Cara mengobati cairan tidak sedap pada vagina / Keputihan pada wanita dan cara mengatasi keputihan pada wanita
dari blog seo mercon.

read more

P3K | Pertolongan Pertama pada Kecelakaan

P3K | Pertolongan Pertama pada Kecelakaan

Kedaruratan medic dapat terjadi pada seseorang pada setiap dan dimana saja. Ke daruratan medic dapat berupa :
- Serangan penyakti.
- Kecelakan.
- Bencana alam.
Keadaan ini membutuhkan pertolongan segera yang dapat berupa pertolongan pertama sampai pertolongan selanjutnya secara mantap dirumah sakit. Tindakan tersebut dimaksudkan untuk menyelamatkan jiwa, mencegah dan membatasi cacat serta meringakan penderitaan.
Sikap penolong / Hal-hal penting yang harus diperhatikan terhadap korban :
1. Pernapasan dan denyut jantung.
Bila pernapasan penderita berhenti, segera kerjakan pernapasan buatan secara efektif, lakukan pernapasan mulut ke mulut dan bersama dengan ini deteliti apakah ada penghentian denyut jantung.
2. Pendarahan.
Lakukaan usaha – usaha menghentikan pendarahan terutama pendarahan dari pembuluh darah besar.
3. Syok
Perhatikan tanda – tanda syok serta penanggulangannya.
4. Cegah aspirasi terhadap muntahan penderita dengan posisi penderita miring pada salah satu sisi tubuh atau ditelungkup.
5. Jangan terburu-buru memindahkan korban dari tempatnya sebelum dipastikan sarana angkutan yang memadai.

I. Kedaruratan Sistim Pernapasan :


1. Epistaksis
Epistakasis atau perdarahan dari rongga hidung sering dijumpai dan sebagian besar akan berhenti spontan atau oleh tindakan sederhana seperti penekanan hidung. Sebab Epistakasis.
A. Sebab Lokal :
1. Trauma : Berbangkis, mengorek kuping, terpukul, iritasi gas, benda asing.
2. Infensik : Rinitis, Sinusitis, Granuloma.
3. Noeplasma.
4. Kongenital.

B. Sebab Sistematis :
1. Kardiovaskuler hipertensi
2. Kelainan darah : hemofili, leukemia
3. Infeksio tifoid, influenza, morbili.
4. Perubahan tekanan atmosfir .
5. Endolinas.




Penatalaksanaan / Prinsip :
1. Penghentiaan Pendarahan.
2. Mencegah Komplikasi
3. Mencegah berulang dengan mencari penyebab.

2.Obstruksi Jalan Nafas
Penyebabnya :
1. Cidera jalan nafas karena infeksi, alergi.
2. Benda asing
3. Tumor
4. Trauma daerah laring
5. Kelumpuhan otot pita suara
6. Kelainanan hongenital.

Gejala dan tanda dibagi IV Stadium :

I. Sesaknafas, Stridor inspirasi, Retraksi supra keadaan umum baik,
II. Stadium I + retraksi epigastrium ; penderita mulai gelisah.
III. Gejala stadium II + retraksisupra/infraklafikular, penderita sangat gelisah dan sianotik.
IV. Gejala stadium III + retraksi interkosal, penderita berusaha sekuat tenaga untuk menghirup udara : lama kelamaan terjadi paralisis pusat pernapasan, penderita menjadi apatik dan akhirnya meninggal.

Penatalaksanaan:
Bila disebabkan oleh benda asing (missal terdesak makanan) usahakan dikelurkan segara Heimlich maneuver:

A. Penderita dalam posisi duduk/berdiri :
1. – Penolong duduk /berdiri di belakang derita
- Lingkaran kedua tangan, mengelilingi pinggang penderita.
- Buat kepalan dengan satu tangan lain mencekap kepalan tersebut ibu jari menghadap
Perut dan diletakan di epigastrum.
- Lakukan pendorongan dengan kuat dan cepat kearah atas.
- Tindakan ini dapat diulang beberapa kali.
2. Bila tidak berhasil, coba kait benda asing tersebut dengan jari yang dimasukan ke dalam larings.
3. Bila sulit atau benda asing terletak dalam, penderita dibungkukan dan dilakukan penepukan kuat di punggung dianatara kedua scapula.
B. Penderita dalam posisi terlentang:
1. – penolong duduk/berdiri diatas penderita dengan kedua lutut di smaping kiri dan kanan tubuh
Penderita
- Satu telapak tangan diletakan di epigastrum penderita penderita, telapak tangan yang lain
di atasnya
- Lakukan penekanan dengan kuat dan cepat ke atah atas.
- Tindakan ini dapat diulang beberapa kali.
2. Bila penderita muntah, miringkan tubuhnya dan bersihkan multunya
Bila cara-cara diatas gagal atau bila tidak disebabkan oleh benda asing, siapkan segera bronkoskopi atau trekeotomi.



Terhadap penderita obstruksi jalan napas stadium I dan II dilakukan tindakan konservatif dengan oksigen, obat bronkodilator (Aminofilin, Bisolvon) dan anti edema (Papasee); dan pengawasan ketat terhadap gejala yang timbul.
Obstruksi jalan napas stadium III dan IV memerlukan tindakan intubasi atau traketomi segara.


2. Hemoptisis masif.
Ialah batuk yang disertai dengan pendarahan lebih dari 600 ml dalam waktu 24 jam.
Hemoptisis:
- Berwarna merah muda
- Tanpa sisa makanan, berbuih
- Bereaksi basa.
- Riwayat paru/jantung
Biasanya disebabkan oleh tbc paru, bronkietaksis, abse paru atau neoplasma yang secara kasar dapat diduga dari sifat perdarahan :
- Bila terdapat garis-garsi perdarahan pada sputum , biasanya disebabkan bronchitis akut
Atau pncumoni.
- Bila terdapat perdarahan ringan terus-menerus biasanya disebabkan neoplasma
Endobronkial.
- Bila perdarahan terjadi dalam jumlah infark paru, kavitas atau bronkiektasis.
Penderita dapat meninggal karena :
a. Asfiksi akibat sumbatan jalan napas oleh bekuam darah.
b. Syok akibatnya perdarahan hebat.
Penatalaksanaan :
A. Konsevatif.
1. Istirahat baring dengan kepala lebih rendah dan miring pada sisi sakit.
2. Membersihkan jalan napas bekuan darah.
3. Kantung es pada dada
4. Hindarkan batuk keras.
5. Pembedahan.

3. Status Asmtikus.
Adalah suatu serangan asam yang berat , berlansung dalam beberapa jam sampai beberapa hari, yang tidak memberikan perbaikan pada pengobatan yang lazim.
Gejala dan tanda :
1. Penderita dalam keadaan sesak napas yang berat dengan ekspirasi disertai wheezing (mengi); dapat disertai batuk dengan sputum kental, sukar dikelurkan . pada pemerikasaan penderita tampak gelisah, bernafas dengan menggunakan otot-otot tambahan, dengan tanda-tanda sianosis, sentral,takikardi, plusus para doksus dan fase eksoirum memanjang yang disertai wheezing.
2. Pemeriksaan laboratorium sputum dan darah terdapat eosinofili, khusunya pada asama alergik.



Penatalaksanaan :
Bawa segera ke klinik terdekat.
II. Kedaruratan Sistim Jantung dan Pembuluh darah
Syok merupakan keadaan darurat yang disebabkan oleh kegagalan perfusi darah kejaringan, sehingga mengakibatkan gangguan metabolism sel dalam keadaan berat terjadi kerusakan sel yang tidak dapat dipulihkan lagi (Syok Irreversible), oleh karena itu pentinguntuk mengenali keaddan yang dapat disertai syok, gejala dini, dan penanggulanganya.
Gejala dan tanda :
1. Berkurangnya vulome sirkulasi (Syok Hipovolemik).
2. Kegagalan daya pompa jantung (Syok Kardiogenik).
3. Peubahan resistensi pembulu darah perifer-penurunan tonus vasomotor (syok Anafilaktik, Neorogenik dan Kegagaln endokrin) atau peninggian resistensi (Syok Septik, Obstruksi aliran darah).
Gejala yang tampak :
1. Sistem jantung dan pembuluh darah
- Hipotensi
- Takikardi : denyut nadi > 100x/menit, kecil lemah/tak teraba.
- Penurunan aliran darah koroner.
- Penurunan aliran darah kulit, sianotik, dingin dan basah, pengisisan kapiler yang lambat.
2. Sistem saluran napas
- Sesak napas
3. Sistem saraf pusat.
- Penurunan kesadaran
4. Sistem saluran kemih.
- Duresis.
5. Perubahaan biokimia, terutama pada syok yang lama dan berat.
Menurut gejala, disebabkan 4 stadium :
1. Presyok : Pusing, takikardi ringan, sistolik 90-100 mm Hg.
2. Ringan : gelisah, keringat dingin, haus, duresis berkurang, takikardi >100/menit, systole 70-80 mm Hg.
3. Sedang : gelisah, pucat, dingin, oliguria (duresis<30 ml/jam), takikardi >100x/menit, sisole 70-80 mm Hg.
4. Berat : pucat , sianatik, dingin, takipnca (sesak), anurisi ( tidak kencing), kolaps pembuluh darah, takikardi/tak teraba lagi, systole 0-40 mm Hg.
Penatalaksanaan :
1. Bila disebabkan perdarah , hentikan dengan tourniket balut tekan atau penjahitan.
2. Meletakan penderita dalam posisi syok:
- Kepala setinggi atau sedikit lebih tinggi dari pada .
- Tubuh horizontal atau dad sedikit lebih rendah.
- Kedua tangan lurus, diangkat 20 derajat.
3. Perhatikan keadaan umum dsan tanda – tanda vital pelihara jalan napas.



4. Pemberian cairan .
5. Pembverian obat – obatsuportif.


IV. Kedaruratan sistim saraf pusat.
1. koma
Adalah turunnya kesadaran yang berat, dimana penderita tidak bereaksi lagi terhadap rangsang nyeri. Koma terjadi bila dapat gangguan / kerusakan pada kesadaran.

Diagnosis
Aloanamnesis harus diambil denga teliti karena penting untuk menentukan penyebab sehubungan dengan usaha pengobatan kausal.

Pemeriksaan fisik meliputi :
1. Tingkat kesadaran.
2. Fungsi vital.
- Suhu tubuh
- Pernafasan
- Nadi.
- Tekana darah.
3. Kulit.
- Sianosis.
- Merah terang – keracunan CO
- Memar – trauma.
- Pucat – pendrahan.
- Banyak keringat – syok.
- Kering – asidosis diabetic, uremi.
- Turgor menurun – dehidrasi.
4. Bau nafas
5. Susunan saraf – test rangsang nyeri.

Penatalaksanaan :
Bertujuan :
1. Mempertahankan fungsi vital dan mencukupi kebutuhan tubuh akan oksigen cairan dan kalori.
2. Memelihara kebersihan tubuh (miksi, defikasi)
3. Mencegah infeksi sekunder dan dekubitus.
4. Pengobatan simtomatik.

V. kedaruratan akibat agen fisik.
I. luka bakar :
Adalah luka yang terjadi akibat sentuhan permukaan tubuh dengan benda – benda yang menghasilkan panas (api. Air panas, listrik) atau zat-zat yang bersifat membakar (asam kuat, basa kuat).

Untuk menyelamatkan jiwa penderita, tinbdakan yang terpenting ialah :
1. mencegah atau mengatasi syok.




2. mencegah dan mengobati infeksi
3. untuk luka bakar daerah wajah dan leher atau bila terjadi inhalasi asap
perhatikan bahaya edeme larings.

Derajat luka bakar :
1. Hanya mengenai lapisan luar epidermis kulit merah, sedikit edema dan nyeri. Sembuh 2-7 hari.
2. Mengenai epidermis dan sebagian dermis, terbentuk bulae, edema nyeri hebat, sembuh 3-4 minggu.
3. Mengenai seluruh lapisan kulit dan jaringan dibawahnya. Sembuh 3-4 bulan.

Penatalaksanaan :
1. Matikan api dengan memutuskan hubungan (suplai) dengan oksigen dengan menutup tubuh penderita dengan selimut, handuk, sprei dan lainnya.
2. Perhatikan keadaan umum penderita.
3. Pendinginan
− Membuka pakaian penderita
− Meredah dalam air (20-30 derajat) atau air mengalir selama 20-30 menit, untuk daerah wajah cukup dikompres dengan air.
− Bila disebabkan oleh zat kimia, selai air dapat digunakan NaCL fisiologik (untuk zat korosif) atau gleserin ( untuk fenol )
4. Mencegah infeksi
− Luka ditutup dengan perban dan kain bersih dan tak dapat melekat pada luka.
− Penderita dikerudungi kain bersih.
− Luka jangan diberi zat yang tak larut dalam air seperti mentega, minyak dan kecap.
5. Bila luka bakar luas, penderita dipuasakan.
6. Tranportasai ke fasilitas yang lebih lengkap sebaiknya dilakukan dalam 1 jam bila tak mungkin masih dilakukan dalam 24 – 48 jam pertama dengan pengawasan ketat selama perjalanan.
7. Khusus untuk luka bakar didaerah wajah, posisi kepala harus lebih tinggi dari tubuh, perhatikan kemungkinan edema larings. Pada mata diberikan salep mata antibiotic.

2. syok listrik
Dapat disebabkan oleh aliran listrik atau petir. Beratnya gejala yang timbul tergantung dari :
1. Jenis arus : arus searah (DC) kurang berbahaya daripada arus bolak – balik (AC).
2. Sifat arus : kuat arus, tegangan dan frekwensi.
3. Tahanan tubuh : kulit lembab/basah sangant merendahkan tekana setempat.
4. Bagian tubuh yang dialiri arus : sangat berbahaya bila melalui jantung.
5. Lama terkena arus.







Pinata laksanaan ;
A. Putuskan hubungan aliran listrik dengan penderita.
- Matikan aliran listrik atau putuskan kawat dengan laat terisolasi (missal kapak yang bertangkai kayu).
- Jauhkan/lepaskan penderita dari sumber aliran listrik.
- Penolong sebelumnya harus yakin bahwa dirinya terisolasi dengan baik dari tanah (gunakan alas kaki kering).
- Gunakan benda yang tak dapat dilairi listrik (kain. Kayu, karet atau sabuk kulit) untuk menarik tubuh penderita / menjauhkan sumber listrik.
B. perhatikan fungsi vital, bila perlu lakukan resusitasi.
C. cari dan atasi komplikasi lain yang mungkin.
- luka bakar dan nekrosis jaringan.
- Patah tulang atau dislokasi.
- Pendarahan
- Syok dan asidosis.

Pertolongan pertama :
I. Luka Berat.
a. Hentika pendarahan (tekanan tangan atau perban)
b. Angkat keatas yang terluka (kalau perlu di ganjal)
c. Atasi syok bila perlu.
Yang perlu diperhatikan:
1. Jangan cuci luka tersebut.
2. Jangan cabut pecahan logam atau serpihan kaca walaupun Nampak superfisialdan mudah.
3. Janagan sentuh luka dengan tangan terbuka, pakailah perbah steril.
4. Janagan biarkan luka terbuka, dengan kasa steril.
Luka pada berbagai bagian tubuh diperlakuakan dengan cara yang sama, apabila hanya terbatas pada kulit.

II. Perdarahan.
Perdarahan yang tertitik-titikdan menyebar merupakan perdarahankapiler. Warna merah segar dan mengalir deras merupakan perdarahan arterial, sedangkan yang banyak adalah perdaraha dari vena, dengan warna merah gelap dan berasal dari dinding bawah luka.

Tindakan pada perdarahan :
1. Baringkan penderita, perhatiian darah yang mengalir ke jalan nafas.
2. Angkat bagian yang berdarah untuk mengurangi derasnya aliran.
3. Singkirkan pakaian yang menghalangi darah tersebut.
4. Lindungi luka dengan perban-tekan yang bersih.
5. Atasi syok.
6. Untuk perdarahan arterial bisa digunakan tekanan tangan pada daerah proksimal luka atau mempergunakan turniket (jka darurat bisa berupa sapu tangan, dasi, seutas tali atau potongan dari pakaian). Turniket diikat selama satu menit dan dikendorkan selama 15 menit selang seling demikian seterusnya.
P3K | Pertolongan Pertama pada Kecelakaan
read more

DESKRIPSI ASKEP BAYI SEPSIS

DESKRIPSI ASKEP BAYI SEPSIS


A. Pengertian
Sepsis pada periode neonatal adalah suatu sindrom klinik yang ditandai dengan penyakit sistemik simtomatik dan bakteri dalam darah.

B. Etiologi dan Epidemiologi
Organisme tersering sebagai penyebab penyakit adalah Escherichia Coli dan streptokok grup B (dengan angka kesakitan sekitar 50 – 70 %), Stapylococcus aureus, enterokok, Klebsiella-Enterobacter sp., Pseudomonas aeruginosa, Proteus sp., Listeria monositogenes dan organisme yang anaerob.
Faktor-faktor dari ibu dan organisme diperoleh dari cairan ketuban yang terinfeksi atau ketika janin melewati jalan lahir (penyakit yang mempunyai awitan dini), bayi mungkin terinfeksi dalam lingkungannya atau dari sejumlah sumber dari rumah sakit (penyakit yang mempunyai awitan lambat)

C. Tanda dan gejala
Gejala infeksi sepsis pada neonatus ditandai dengan :
- Suhu tubuh yang abnormal (hiper- atau hipotermi),
- Ikterus,
- Kesulitan pernafasan,
- Hepatomegali,
- distensi abdomen,
- Anoreksia,
- Muntah-muntah, dan
- Letargi.
- Jaundice (sakit kuning)
- kejang

D. Diagnosis
Diagnosis sepsis tergantung pada isolasi agen etiologik dari darah, cairan spinal, air kemih atau cairan tubuh lain dengan cara melakukan biakan dari bahan-bahan tersebut.

E. Pengobatan
Bila dipikirkan diagnosis sepsis setelah pengambilan bahan untuk pembiakan selesai dilakukan, pembiakan dengan antibiotika harus segera dimulai. Pengobatan awal hendaknya tersendiri dari ampisilin dan gentamisin atau kanamisin secara intravena atau intramuskular.
Pengobatan suportif, termasuk penatalaksanaan keseimbangan cairan dan elektrolit, bantuan pernapasan, transfusi darah lengkap segar, transfusi leukosit, transfusi tukar, pengobatan terhadap DIC, dan tindakan-tindakan lain yang merupakan bantuang yang penting bagi pengobatan antibiotik.

F. Prognosis
Angka kematian pada sepsis neonatal berkisar antara 10 – 40 %. Angka tersebut berbeda-beda tergantung pada cara dan waktu awitan penyakit, agen atiologik, derajat prematuritas bayi, adanya dan keparahan penyakit lain yang menyertai dan keadaan ruang bayi atau unit perawatan.

G. Pencegahan
Peningkatan penggunaan fasilitas perawatan prenatal, perwujudan program melahirkan bagi ibu yang mempunyai kehamilan resiko tinggi, pada pusat kesehatan yang memiliki fasilitas perawatan intensif bayi neonatal dan pengambangan alat pengangkutan yang modern, mempunyai pengaruh yang cukup berarti dalam penurunan faktor ibu dan bayi yang merupakan predisposisi infeksi pada bayi neonatus. Pemberian antibiotik profilaktik dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi pada bayi neonatus.




FORMAT ASUHAN KEPERAWATAN BAYI
DENGAN SEPSIS


PENGKAJIAN

1. Identitas Klien
2. Riwayat Penyakit
a) Keluhan utama
Klien datang dengan tubuh berwarna kuning, letargi, kejang, tak mau menghisap, lemah.
b) Riwayat penyakit sekarang
Pada permulaannya tidak jelas, lalu ikterik pada hari kedua , tapi kejadian ikterik ini berlangsung lebih dari 3 mg, disertai dengan letargi, hilangnya reflek rooting, kekakuan pada leher, tonus otot meningkat serta asfiksia atau hipoksia.

c) Riwayat penyakit dahulu.
Ibu klien mempunyai kelainan hepar atau kerusakan hepar karena obstruksi.

d) Riwayat penyakit keluarga
Orang tua atau keluarga mempunyai riwayat penyakit yang berhubungan dengan hepar atau dengan darah.

3. Riwayat Tumbuh Kembang
a) Riwayat prenatal
Anamnesis mengenai riwayat inkompatibilitas darah, riwayat transfusi tukar atau terapi sinar pada bayi sebelumnya, kehamilan dengan komplikasi, obat yang diberikanpd ibu selama hamil / persalinan, persalinan dgntindakan / komplikasi.

b) Riwayat neonatal
Secara klinis ikterus pada neonatal dapat dilihatsegera setelah lahir atau beberapa hari kemudian. Ikterus yang tampakpun ssngat tergantung kepada penyebeb ikterus itu sendiri. Bayi menderita sindrom gawat nafas, sindrom crigler-najjar, hepatitis neonatal, stenosis pilorus, hiperparatiroidisme, infeksi pasca natal dan lain-lain.

4. Riwayat Imunisasi

5. Pemeriksaan Fisik
a) Inspeksi
• Kulit kekuningan
• Sulit bernafas
• Letargi
• Kejang
• Mata berputar

b) Palpasi
• tonos otot meningkat
• leher kaku

c) Auskultasi

d) Perkusi

6. Studi Diagnosis
Pemeriksaan biliribin direct dan indirect, golongan darah ibu dan bayi, Ht, jumlah retikulosit, fungsi hati dan tes thyroid sesuai indikasi.

7. Prioritas masalah
1) Resiko kerusakan integritas kulit berhubungan dengan peningkatan kadar bilirubin yang ditandai dengan :
• Kulit bayi kekuningan
• Bilirubin total : 4,6
• Bilirubin direct : 0,3
• Bilirubin indirect : 4,3

Tujuan
Bayi akan terhindar dari kerusakan kulit

Intervensi
 Catat kondisi selama diberikan sinar setiap 6 jam dan laporkan bila perlu.
 Monitor baik langsung atau tidak langsung tingkat bilirubin
 Jaga kulit bayi agar tetap bersih dan kering

Rasional
 Untuk mengetahui kondisi bayi, sehingga dapat melakukan intervensi lebih dini.
 Untuk menilai kondisi kekuningan pada kulit
 Menurunkan iritasi dan resiko kerusakan kulit.

2) Resiko tinggi injuri (internal) berhubungan dengan kerusakan hepar sekunder fisioterapi di tandai dengan:
• Kulit bayi terlihat kekuningan

Tujuan:
Injuri tidak terjadi

Intervensi:
 monitor kadar bilirubin sebelum melakukan perawatan dengan sinar, laporkan bila ada peningkatan
 inspeksi kulit, urine tiap 4 jam untuk melihat warna kekuningan, laporkan apa yang terjadi

Rasional:
 mengetahui kadar bilirubin serta membantu keefektifan pemberian terapi
 mengetahui seberapa besar kadar bilirubin

3) Cemas berhubungan dengan ketidaktahuan tentang perjalanan penyakit dan therapi yang diberikan pada bayi.

Data Subyektif:
• • Klien/keluarga selalu menanyakan tindakan yang akan diberikan.
• Data Obyektif :
• • Orang tua tampak cemas
• • Ibu tampak takut saat melihat keadaan bayinya.

Tujuan:
Orang tua menegerti tentang perawatan, keluarga dapat ber- partisipasi meng- identifikasi gejala-gejala untuk men- yampaikan pada tim kesehatan

Intervensi
 Kaji pengetahuan keluarga tentang perawatan bayi ikterus
 Berikan penjelasan tentang:
 Penyebab ikterus, proses terapi, dan perawatanya.
 Berikan penjelasan setiap akan melakukan tindakan .
 Diskusikan tentang keadaan bayi dan program-program yang akan dilakukan selama di rumah sakit
 Ciptakan hubungan yang akrab dengan keluarga selama melakukan perawatan



Rasional
 Memberikan bahan masukan bagi perawat sebelum me- lakukan pendidikan kesehat- an kepada keluarga
 Dengan mengerti penyebab ikterus, program terapi yang diberikan keluarga dapat menerima segala tindakan yang diberikan kepada bayinya.
 Informasi yang jelas sangat penting dalam membantu mengurangi kecemasan keluarga
 Komunikasi secara terbuka dalam memecahkan satu per-masalahan dapat mengurangi kecemasan keluarga.
 Hubungan yang akrab dapat meningkatkan partisipasi keluarga dalam merawat bayi ikterus



Daftar Pustaka :

- Ngastiyah, 1997, Perawatan Anak Sakit, EGC, Jakarta.
- Tucker Susan Martin, at al.,1999, Standar Perawatan Pasien, Proses Keperawatan, Diagnosis dan evaluasi, EGC, Jakarta.
- Dongoes, Marlynn E. 1999. Rencana Asuhan Keperawatan. Jakarta : EGC

DESKRIPSI ASKEP BAYI SEPSIS
read more

DISKRIPSI KEPERAWATAN BAYI BARU LAHIR YANG SAKIT

PENDAHULUAN
Pembangunan kesehatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat di Indonesia. Berbagai indikator dalam menentukan keberhasilan tersebut salah satunya adalah angka kematian bayi. Indonesia selama ini telah berhasil menurunkan AKB dari 125 per 1000 kelahiran hidup pada tahun 1965 menjadi 75 per 1000 kelahiran hidup pada tahun 1992 dan 54 per seribu kelahiran hidup pada tahun 1994. Angka ini masih tergolong tinggi dibandingkan negara-negara ASEAN yang lain.

WHO tahun 1993 melaporkan bahwa dari 8,1 juta kematian bayi hampir separuhnya (3,9 juta atau 48%) adalah kematian pada masa neonatus. Dua per tiga kematian neonatus terjadi pada masa minggu pertama kehidupan dan kematian sesudah minggu pertama pun terkait dengan kelainan pada masa perinatal. Di negara berkembang 3 – 6 % bayi menderita asfiksia baerbagai derajat dari ringan sampai berat dan diperkirakan penyebab dari 25% kematian neonatus yang berhubungan dengan kematian. Sejumlah yang sama akan hidup tetapi menderita cacat karena kecacatan otak.

Hanya sedikit data mengenai insiden hipotermia yang menyebabkan kematian. Bukti nyata menunjukkan bahwa hipotermia merupakan penyebab kematian pada bayi BBLR dan bayi kurang bulan. Sekitar 19 % bayi dilahirkan dengan berat badan kurang dari 2500 gram yang digolongkan sebagai BBLR. BBLR merupakan salah satu penyebab kematian utama neonatus. Kontribusi utama kematian BBLR adalah kurang bulan, infeksi, asfiksia, hipotermia dan kesulitan nutrisi yang disertai hipoglikemia dengan tanda-tanda kejang.

Tabel 1. Penyebab Kematian Neonatus di Negara Berkembang (WHO 1993)
Sebab Kematian Jumlah Kematian Bayi
Proporsi dari total kematian bayi (%)
Asfiksia Lahir 840.000 21,1
Trauma Lahir 420.000 10,6
Tetanus Neonatorum 560.000 14,1
Sepsis, Meningitis 290.000 7,2
Pneumonia 755.000 19,0
Diare 60.000 1,5
Bayi kurang bulan 410.000 10,3
Cacat bawaan 440.000 11,1
Lain-lain 205.000 5,1

Total
3.980.000
100

Masalah pada neonatus biasanya timbul sebagai akibat yang spesifik terjadi pada masa perinatal, tidak hanya merupakan penyebab kematian tetapi juga kecacatan. Masalah ini timbul sebagai akibat buruknya kesehatan ibu, perawatan kehamilan yang kurang, manajemen persalinan yang tidak tepat dan tidak bersih serta kurangnya perawatan bayi baru lahir.

Untuk mampu mewujudkan koordinasi dan standar pelayanan yang berkualitas maka petugas kesehatan dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk dapat melaksanakan pelayanan essensial neonatal yang dikategorikan dalam dua kelompok yaitu :
A. Pelayanan Dasar
1. Persalinan aman dan bersih
2. Mempertahankan suhu tubuh dan mencegah hiportermia
3. Mempertahankan pernafasan spontan
4. ASI Ekslusif
5. Perawatan mata
B. Pelayanan Khusus
1. Tatalaksana Bayi Neonatus sakit
2. Perawatan bayi kurang bulan dan BBLR
3. Imunisasi

Makalah ini akan membahas mengenai asuhan keperawatan pada bayi neonatus sakit. Mengingat banyaknya permasalahan yang ditemui pada bayi baru lahir maka kami membatasi untuk membahas mengenai asfiksia dan hipertermia. Sesuai dengan data diatas disebutkan bahwa asfiksia merupakan penyebab kematian terbesar.

ASFIKSIA
Penilaian bayi pada kelahiran adalah untuk mengetahui derajat vitalitas fungsi tubuh. Derajat vitalitas adalah kemampuan sejumlah fungsi tubuh yang bersifat essensial dan kompleks untuk kelangsungan hidup bayi seperti pernafasan, denyut jantung, sirkulasi darah dan reflek-reflek primitif seperti menghisap dan mencari puting susu. Bila tidak ditangani secara tepat, cepat dan benar keadaan umum bayi akan menurun dengan cepat dan bahkan mungkin meninggal. Pada beberapa bayi mungkin dapat pulih kembali dengan spontan dalam 10 – 30 menit sesudah lahir namun bayi tetap mempunyai resiko tinggi untuk cacat.

Umumnya penilaian pada bayi baru lahir dipakai nilai APGAR (APGAR Score). Pertemuan SAREC di Swedia tahun 1985 menganjurkan penggunaan parameter penilaian bayi baru lahir dengan cara sederhana yang disebut nilai SIGTUNA (SIGTUNA Score) sesuai dengan nama tempat terjadinya konsensus. Penilaian cara ini terutama untuk tingkat pelayanan kesehatan dasar karena hanya menilai dua parameter yang essensial.

Tabel 2. Cara Menetapkan Nilai SIGTUNA
Yang Dinilai 2 1 0 Nilai
Pernafasan Teratur Megap-megap Tidak ada
Denyut jantung > 100/menit < 100/menit Tidak ada
Jumlah nilai = Nilai SIGTUNA

Derajat vitalitas bayi baru lahir menurut nilai SIGTUNA adalah : (a) tanpa asfiksia atau asfiksia ringan nilai = 4, (b) asfiksia sedang nilai 2 – 3, (c) asfiksia berat nilai 1, (d) bayi lahir mati / mati baru “fresh still birth” nilai 0.

Selama ini umumnya untuk menilai derajat vitalitas bayi baru lahir digunakan penilaian secara APGAR. Pelaksanaanya cukup kompleks karena pada saat bersamaan penolong persalinan harus menilai lima parameter yaitu denyut jantung, usaha nafas, tonus otot, gerakan dan warna kulit. dari hasil penelitian di AS nilai APGAR sangat bermanfaat untuk mengenal bayi resiko tinggi yang potensial untuk kematian dan kecacatan neurologis jangka panjang seperti cerebral palsy. Dari lima variabel nilai APGAR hanya pernafasan dan denyut jantung yang berkaitan erat dengan terjadinya hipoksia dan anoksia. Ketiga variabel lain lebih merupakan indikator maturitas tumbuh kembang bayi.

Penanganan asfiksia pada bayi baru lahir bertujuan untuk menjaga jalan nafas tetap bebas, merangsang pernafasan, menjaga curah jantung, mempertahankan suhu, dan memberikan obat penunjang resusitasi. Akibat yang mungkin muncul pada bayi asfiksia secara keseluruhan mengalami kematian 10 – 20 %, sedangkan 20 – 45 % dari yang hidup mengalami kelainan neurologi. Kira-kira 60 % nya dengan gejala sisa berat. Sisanya normal. Gejala sisa neurologik berupa cerebral palsy, mental retardasi, epilepsi, mikrocefalus, hidrocefalus dan lain-lain.

Diagnosa Keperawatan
Gangguan pertukaran gas

Data penunjang/Faktor kontribusi :
Oksigenasi yang adekuat dari bayi dipengaruhi banyak faktor seperti riwayat prenatal dan intrapartal, produksi mukus yang berlebihan, dan stress karena dingin. Riwayat prenatal dan intrapartal yang buruk dapat mengakibatkan fetal distress dan hipoksia saat masa adaptasi bayi. Pertukaran gas juga dapat terganggu oleh produksi mucus yang berlebihan dan bersihan jalan nafas yang tidak adekuat. Stress akibat dingin meningkatkan kebutuhan oksigen dan dapat mengakibatkan acidosis sebagai efek dari metabolisme anaerobik.

Tujuan :
Jalan nafas bebas dari sekret/mukus, pernafasan dan nadi dalam batas normal, cyanosis tidak terjadi, tidak ada tanda dari disstres pernafasan.

Intervensi :
• Amati komplikasi prenatal yang mempengaruhi status plasenta dan fetal (penyakit jantung atau ginjal, PIH atau Diabetes)
• Review status intrapartal termasuk denyut jantung, perubahan denyut jantung, variabilitas irama, level PH, warna dan jumlah cairan amnion.
• Kaji lama persalinan
• Catat waktu dan pengobatan yang diberikan kepada ibu seperti Magnesium sulfat atau Demerol
• Kaji respiratori rate
• Catat keadaan nasal faring, retraksi dada, respirasi grunting, rales atau ronchi
• Bersihkan jalan nafas; lakukan suction nasofaring jika dibutuhkan, monitor pulse apikal selama suction
• Letakkan bayi pada posisi trendelenburg pada sudut 10 derajat.
• Keringkan bayi dengan handuk yang lembut selimuti dan letakkan diantara lengan ibu atau hangatkan dengan unit pemanas
• Amati intensitas tangisan
• Catat pulse apikal
• Berikan sentuhan taktil dan stimulasi sensori
• Observasi warna kulit, lokasi sianosis, kaji tonus otot
Kolaborasi
• Berikan oksigen melalui masker, 4 - 7 lt/menit jika diindikasikan asfiksia
• Berikan obat-obatan seperti Narcan melalui IV
• Berikan terapi resusitasi
HIPOTERMI
Suhu normal pada neonatus berkisar antara 360C - 37,50C pada suhu ketiak. Gejala awal hipotermia apabila suhu < 360C atau kedua kaki dan tangan teraba dingin. Bila seluruh tubuh bayi teraba dingin, maka bayi sudah mengalami hipotermia sedang (suhu 320C - <360C). Disebut hipotermia berat bila suhu tubuh < 320C. Untuk mengukur suhu tubuh pada hipotermia diperlukan termometer ukuran rendah (low reading termometer) sampai 250C. Disamping sebagai suatu gejala, hipotermia dapat merupakan awal penyakit yang berakhir dengan kematian.

Yang menjadi prinsip kesulitan sebagai akibat hipotermia adalah meningkatnya konsumsi oksigen (terjadi hipoksia), terjadinya metabolik asidosis sebagai konsekuensi glikolisis anaerobik, dan menurunnya simpanan glikogen dengan akibat hipoglikemia. Hilangnya kalori tampak dengan turunnya berat badan yang dapat ditanggulangi dengan meningkatkan intake kalori.

Penanganan hipotermia ditujukan pada: 1) Mencegah hipotermia, 2) Mengenal bayi dengan hipotermia, 3) Mengenal resiko hipotermia, 4) Tindakan pada hipotermia.

Tanda-tanda klinis hipotermia:
a. Hipotermia sedang:
- Kaki teraba dingin
- Kemampuan menghisap lemah
- Tangisan lemah
- Kulit berwarna tidak rata atau disebut kutis marmorata
b. Hipotermia berat
- Sama dengan hipotermia sedang
- Pernafasan lambat tidak teratur
- Bunyi jantung lambat
- Mungkin timbul hipoglikemi dan asidosisi metabolik
c. Stadium lanjut hipotermia
- Muka, ujung kaki dan tangan berwarna merah terang
- Bagian tubuh lainnya pucat
- Kulit mengeras, merah dan timbul edema terutama pada punggung, kaki dan tangan (sklerema)

Diagnosa keperawatan
Perubahan suhu tubuh (potensial)

Data Penunjang/Faktor kontribusi :
Bayi baru lahir sering mengalami hipotermia karena ketidakmampuannya mempertahankan suhu tubuh, lemak subkutans yang belum sempurna, permukaan tubuh yang luas dibandingkan massa tubuh, dan suhu lingkungan yang dingin. Efek samping dari hipotermia dalam jangka waktu lama termasuk peningkatan kebutuhan akan oksigen sehingga terjadi hipoksia, acidosis, peningkatan metabolisme rate yang mengakibatkan hipoglikemia, release asam lemak bebas pada aliran darah yang diikuti dengan binding site bilirubin dengan albumin yang meningkatkan resiko jaundice dan kern ikterus. Vasokontriksi peripheral berlanjut menjadi acidosis metabolik, vasokontriksi pulmonal mengakibatkan kompensasi pernafasan dan mempengaruhi sirkulasi fetal dengan kegagalan duktus arteriosus dan foramen ovale untuk menutup dengan sempurna. Hal tersebut meningkatkan resiko morbiditas dan mortalitas.

Tujuan :
Temperatur dalam batas normal, bayi baru lahir terbebas dari tanda distress pernafasan dan stress karena dingin.

Intervensi
 Catat obat-obatan yang digunakan ibu selama prenatal dan periode intrapartal, catat adanya fetal distress atau hipoksia
 Keringkan kepala dan tubuh bayi, selimuti
 Tempatkan bayi diantara lengan ibu
 Catat temperatur lingkungan, minimalkan penggunaan AC.
 Kaji temperatur bayi, monitor temperatur secara kontinyu
 Observasi tanda-tanda stres karena dingin seperti penurunan temperatur kulit, peningkatan aktivitas, pleksi ekstremitas, palor, motling dan kulit dingin.
 Amati tanda distress pernafasan
Kolaborasi
 Berikan suport metabolik (glukosa atau buffer) sesuai indikasi
 Pertimbangkan rujukan ke NICU
read more

Perbedaan cairan vagina normal dan tidak normal / keputihan

Perbedaan cairan vagina normal dan tidak normal / keputihan - Setiap wanita normal pasti akan mengeluarkan cairan dari dalam vagina secara rutin untuk membersihkan vagina secara alami yang terjadi secara otomatis tanpa kita sadari. Cairan vagina itu juga berfungsi sebagai pelumas serta pelindung dari kuman penyakit yang membahayakan kesehatan reproduksi wanita. Cairan ini bisa dijadikan sebagai media untuk melihat apakah ada masalah kesehatan atau tidak.
Berikut ini adalah beberapa perbedaan tanda-tanda atau ciri-ciri cairan vagina yang sehat dan normal dengan yang tidak sehat alias bermasalah :
1. Dari Penampakan Warna Cairan Vagina
- Normal & Sehat : Warnanya bening jernih sampai keputih-putihan
- Tidak Normal : Agak terlihat abu-abu, hijau atau kuning
2. Dari Segi Jumlah Banyaknya Cairan Vagina Yang Keluar
- Normal & Sehat : Normal seperti biasa saat sehat
- Tidak Normal : Lebih banyak daripada normal
3. Dari Sisi Aroma atau Bau Cairan Vagina
- Normal & Sehat : Cenderung tidak berbau atau bau seperti sabun
- Tidak Normal : Bau amis atau bau busuk yang tidak sedap
4. Dari Rasa di Kulit Yang Ditimbulkan Cairan Vagina
- Normal & Sehat : Tidak berasa apa-apa
- Tidak Normal : Bisa muncul rasa gatal atau rasa sakit
5. Dari Rasa Saat Buang Air Kecil (BAK) / Kencing / Pipis
- Normal & Sehat : Tidak ada masalah apapun
- Tidak Normal : Ada rasa sakit saat buang air kecil
6. Dari Rasa Saat Melakukan Hubungan Seksual Intim Suami Isteri
- Normal & Sehat : Tidak merasakan apa-apa
- Tidak Normal : Terasa tidak nyaman atau ada rasa sakit yang tidak seperti biasanya ketika sehat
7. Dari Ada Tidaknya Darah Saat Tidak Menstruasi
- Normal & Sehat : Hanya keluar darah kotor saat mens saja
- Tidak Normal : Bisa keluar darah secara tiba-tiba di luar haid
8. Dari Penampakan Fisik / Tekstur Cairan Vagina
- Normal & Sehat : Biasa saja tidak ada sesuatu yang mencurigakan
- Tidak Normal : Ada sesuatu yang tidak seperti biasanya
Cairan vagina pada perempuan yang tidak normal atau tidak sehat biasanya disebabkan oleh berbagai penyebab, seperti infeksi vagina oleh bakteri dan jamur. Jika anda menunjukkan gejala-gejala keputihan dengan cairan vagina yang tidak wajar, maka segera saja konsultasi ke dokter, jangan ditunda-tunda agar dapat cepat diobati sampai tuntas. Jangan berantas semua bakteri dalam vagina, karena ada juga bakteri yang menguntungkan kita.
Untuk menjaga kondisi vagina tetap vit sehat sebaiknya anda melakukan berbagai tindakan pencegahan yang dapat menghindarkan anda dari serangan infeksi jamur dan bakteri yang dapat menyebabkan masalah cairan vagina (keputihan). Yaitu dengan rajin membersihkan diri, menjaga kulit sekitar vagina tetap kering dan bersih, menggunakan celana dalam yang sejuk dan udara bisa keluar masuk, dan lain sebagainya.
read more

Manfaat dan Khasiat Buah Kurma

Manfaat dan khasiat buah kurma  - Dalam nuansa ramadhan seperti ini tentunya kita tidak asing lagi degan buah kurma. Buah yang berasal dari Negara arab ini sering menjadi pilihan pada saat berbuka puasa oleh kebanyakan orang muslim. Kurma mempunyai rasa yang sangat manis jadi tidak salah lagi kalau kurma menjadi menu wajib yang harus selalu ada pada saat berbuka puasa. Bagi umat islam makan buah kurma pada saat berbuka juga merupakan sunnah karena Rosulloh selalu makan kurma terlebih dahulu saat berbuka. Oleh karena itu saat ramadan seperti ini belum lengkap rasanya kalau saat buka tidak ada kurma, lalu sebenarnya apa Manfaat dan khasiat buah kurma untuk buka puasa? Beberapa pernyataan tersebeut sering kita temui.

Buah kurma ini sangat mempunyai banyak ke istimewaan ( 1001 Manfaat Kurma ) dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh manusia. Menurut sumber yang saya baca ternyata setiap 100gram biji kurma mengandung sekitar 34mg magnesium dan juga zat gizi niasin 2,2mg yang berfungsi membantu pelepasan energy dari makanan dan menjaga supaya pencernaan dalam tubuh tetap terjaga sedangkan zat niasin berfungsi mencegah dan melawan penyakit jantung. Bagi para penderita penyakit maag ternyata buah ini sangat bermanfaat dan sebaiknya anda mengkonsumsinya saat sahur dan berbuka puasa.

Manfaat Kurma

Manfaat Kurma
Manfaat Kurma

Secara umum mari kita bahas sedikit tentang manfaat / khasiat kurma bagi kesehatan, yang pastinya berkaitan dengan manfaat saat berbuka puasa.

Manfaat dan khasiat buah kurma berikut ini  :

  1. Buah kurma sebagai sebagai sumber energy. dalam hal ini di sebabkan karena kurma mengandung glukosa yang sangat tinggi.maka kurma sangat cocok di konsumsi saat berbuka puasa kareana dapat menggantikan kalori kita yang berkurangg sesudah puasa sehari penuh.
  2. Kurma juga berkhasiat menlancarkan metanolisme tubuh karena kandungan gula,lemak dan,vitaminnya sangat bermanfaat bagi kelancaran metabolisme. Dan juga cocok bagi para orang yang sedang diet,
  3. Dapat mencegah dan melawan penyakit jantung karena kurma mengandung zat niasin. Oleh karena itu kalau anda ingin mempunyai jantung yang sehat perbanyak mengkonsumsi kurma. Rendam buah kurma selama semalam dengan air kemudian minumlah ramuan tersebut 2x dalam seminggu.
  4. Tanpa kita sadari ternyata kurma dapat di gunakan untuk mengobati diare dan kanker perut selain tidak memiliki efek samping kurma mudah di cerna.
  5. Kurma juga dapat di gunakan untuk menyen=mbuhkan penyakit yang berhubungan dengan usus. Ini di sebabkan karena kurma mengandung zat nikotinat yang berfungsi mengontrol bakteri dalam usus.
  6. Selain itu kurma juga sangat ampuh di gunakan sebagai penawar alcohol,gosok dan rendam kurma selama satu malam.kemudian gunakan ramuan tersebut sebagai penawar alcohol.

Itu tadi beberapa Manfaat dan khasiat buah kurma bagi kesehatan dan bagi menu berbuka puasa. Terlebih saat puasa di pastikan perut kita akan tidak terisi makanan dan minuman selama 12 jam karena itu kita membutuhkan makanan yang banyak mengandung energy dan dapat menstabilkan pencernaan tentunya buah kurma ini dapat menggantikan semua itu. Oleh karena itu usakan selalu sediakan kurma saat sahur ataupun berbuka puasa kalau bisa jadikanlah ini menjadi menu wajib bagi anda.

Demikianlah Manfaat dan khasiat buah kurma bagi kesehatan tubuh anda dan sebagai makanan berbuka puasa. Sebisalah anda sangat menjaga kesehatan tubuh anda saat menjalankan ibadah puasa. Dan plihlah makanan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh anda. Semoga puasa anda kali ini lancar tanpa ada halangan apapun. Amiin

SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA MARHABAN YA RAMADHAN....semoga bermanfaat ..amien
read more

Agar tidak bau mulut saat berpuasa

Agar tidak bau mulut saat berpuasa - Saat menjalani puasa pasti banyak orang mengalami yang namanya dengan bau nafas tak sedap, karena seharian tidak makan dan minum menyebabkan Nafas menjadi kurang sedap dan ini bisa disebabkan karena 2 faktor, yaitu masalah mulut dan kesehatan pencernaan. Jadi penyebab bau mulut bukan karena masalah mulut namun juga bisa akibat dari saluran pencernaan Kalian.

Dan dalam keadaan ini pasti, membuat ketidaknyamanan seseorang terutama bila saling berbicara agak dekat, atau membuat seseorang menjadi tidak PD, serta membuat rasa was-was akan menganggu orang lain dengan bau nafas itu. Namun setiap masalah pasti ada solusinya begitu juga dengan bau mulut ini pasti ada cara menghilangkan bau mulut, yakni dengan banyak mengkonsumsui buah-buahan ataupun sayur-sayuran. Kepingin tahu contoh buah atau sayuran ? berikut contoh makanan yang dianjurkan untuk menghilangkan bau mulut.


Cara Menghilangkan Bau Mulut

Cara Menghilangkan Bau Mulut
Cara Menghilangkan Bau Mulut

Berikut makanan yang harus dikonsumsi baik saat kalian sahur atau berbuka sebagaicara menghilangi bau mulut dari bikin betah : 


  1. Yoghurt : 
    Menurut suatu penelitian terkini telah menemukan, bahwa konsumsi yoghurt setiap hari bisa mengurangi bau mulut. Yoghurt bisa mengatasi bakteri penyebab bau mulut. yogurt ini juga bisa mengurangi Plak dan penyakit gusi. Dan, usahakan yoghurt yang kalian konsumsi tidak berasa / tanpa gula (plain yoghurt).
  2. Apel, Wortel dan Seledri : 
    3 macam sayur & buah ini sangat baik dalam cara menghilangkan bau mulut. Dan kalian bisa menjadikan satu dengan cara dibuat Juz. Pada intinya semua macam aneka buah & sayur yg mempunyai kandungan serat banyak bisa mengatasi aroma bau mulut yang bau.

    Kata seorang Ahli gizi yang bernama Cynthia Sass, plak pada gigi akan mengalami perkembangan terus di dalam mulut yang menyebabkan bau mulut tak sedap. Oleh sebab itu Cynthia Sass manyarankan konsumsi makanan yang bisa meningkatkan produksi air liur untuk mengatur atau tetap menjaga supaya mulut tetap lembab dan membersihkan disekitar area mulut.

    Ahli gizi Cynthia juga menganjurkan supaya selalu rutin membersihkan gigi terutama sesudah makan ayam dan sereal. Makanan jenis ini sering kali akan menyelip disela-sela gigi dan sekitar mulut yang kemudian bisa menyebabkan nafas bau.
  3. Makanan yang kaya kandungan Vitamin C : 
    Seperti jeruk, melon dan stroberi adalah makanan buah yg banyak mengandung dengan vitamin C. Vitamin C ini adalah penangkal bakteri penyebab bau di mulut. Vitamin C ini juga sangat baik untuk dikonsumsi supaya kita terhindari dari penyakit gusi yang juga merupakan faktor penyebab bau nafas.

Itu saran dari bikin betah mengenai Agar tidak bau mulut saat berpuasa. Selamat mencoba dan  Semoga ibadah puasa anda bisa terlaksana dengan baik.
read more

Manfaat Khasiat dan Kegunaan Lidah Buaya

Khasiat dan Manfaat Lidah Buaya – tips kesehatan kali ini mengulas  Khasiat dan Manfaat Lidah Buaya   Lidah buaya merupakan tanaman yang cukup unik karena mengandung berbagai senyawa biologis aktif, seperti mannans asetat, polymannans, antrakuinon, dan berbagai lektin. Lidah buaya juga mengandung sekitar 75 jenis zat yang telah dikenal bermanfaat dan lebih dari 200 senyawa lain yang membuatnya layak digunakan dalam pengobatan herbal.

Manfaat Lidah Buaya
Zat-zat tersebut termasuk enzim yang membantu pencernaan dan mengurangi peradangan, semua jenis vitamin terkecuali vitamin D, mineral yang diperlukan untuk fungsi enzim, gula rantai panjang untuk menyeimbangkan kembali sistem pencernaan; saponin yang berfungsi sebagai anti-mikroba, dan 20 dari 22 jenis asam amino.

Berikut ini adalah manfaat lidah buaya yang dapat Anda peroleh :

1. Detoksifikasi. Jus lidah buaya adalah peluruh racun alami, tetapi juga mengandung beragam vitamin dan mineral yang membantu tubuh kita mengatasi stres dalam kehidupan sehari-hari.

2. Gangguan pencernaan. Lidah buaya berguna terutama pada kasus panas perut serta iritasi usus dan tukak lambung. Lidah buaya diketahui dapat menenangkan esofagus dan mengatasi refluks asam.

3. Kesehatan mulut. Lidah buaya sangat bermanfaat untuk masalah mulut dan gusi, terutama dalam memperbaiki gusi yang memburuk.

4. Perawatan kulit. Fungsinya juga menghilangkan jerawat, melembabkan kulit, detoksifikasi kulit, penghapusan bekas luka dan tanda, mengurangi peradangan, serta perbaikan dan peremajaan kulit.

5. Diabetes. Setengah sendok jus lidah buaya yang diberikan selama 14 minggu terbukti mengurangi kadar gula darah sebesar 45 persen.

6. Membantu gerakan usus. Aloe lateks mengandung antrglycosidesaloin A dan B yang bermanfaat sebagai obat pencahar yang kuat.

7. Menjaga berat badan. Jus lidah buaya telah digunakan selama bertahun-tahun untuk menurunkan berat badan.

8. Kekebalan. Lidah buaya merupakan antioksidan yang penuh kontra radikal bebas untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

9. Luka bakar. Gel lidah buaya dapat menyembuhkan dan memperbaiki kulit yang terkena luka bakar, termasuk luka bakar akibat paparan sinar matahari.

10. Ketombe. Lidah buaya dapat membantu mengurangi gatal dan ketombe. Lidah buaya juga bisa digunakan untuk perawatan rambut sebelum keramas. sekian Khasiat dan Manfaat Lidah Buaya
Sumber : Artikel Kesehatan 

Habis Baca jangan lupa Jempolnya...thanks..

read more

Pengikut


Google+